Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Lampu LED Aquascape

Lampu-LED-aquascape

Lampu LED Aquascape tentunya sangat dibutuhkan oleh tumbuhan yang berada di dalam sebuah Aquarium. Sejatinya sebuah tumbuhan membutuhkan matahari untuk melakukan fotosintesis, akan tetapi hal tersebut tidak akan mungkin terjadi ketika tanaman tersebut berada dalam aquarium di dalam rumah. Untuk mengatasi hal tersebut dibuatlah sebuah metode pencahayaan buatan yang nilainya serupa dengan matahari.

Saat ini terdapat 3 macam lampu yang biasanya digunakan untuk aquascape, yaitu lampu neon, lampu LED dan yang terakhir adalah lampu metal Halide. Biasanya untuk sebuah aquarium dengan isi sekitar 1 galon membutuhkan lampu sebesar 2-3 watt. Sedangkan jika isinya jauh lebih sedikit maka wattnya pun semakin kecil, untuk pengukuran suhu bola lampu sebaiknya 6700 K hingga 10.000 K atau sekitar 30 cm dari tanaman. Dengan demikian suhu seperti ini sangat mirip dengan suhu matahari untuk tanaman tersebut.

untuk lebih detail mengenai lampu untuk aquascape silahkan baca :
Tips Memilih Jenis Lampu Untuk Aquascape

Advertisement

Lampu-LED-aquascape

Lampu LED Aquascape

Salah satu lampu yang paling banyak digunakan untuk aquarium adalah lampu LED. Ini adalah salah satu jenis lampu yang paling banyak digunakan untuk membuat sebuah aquascape. Teknologi yang dibuat dalam lampu ini sangat baik untuk tertumbuhan tanaman indoor. Durasi penyinaran tanaman aquarium pada minggu pertama sebaiknya selama 5 jam. Setelah itu pada minggu berikutnya durasi penyinaran menjadi 8 hingga 10 jam, atau tergantung dari kebutuhan tanaman itu sendiri. Harga lampu LED Aquascape memang sedikit lebih mahal apabila dibandingkan dengan pencahayaan sejenis, akan tetapi menggunakan lampu jenis ini tergolong lebih hemat tenaga, dan jika dikalkukasikan harganya jauh lebih murah.

Keuntungan menggunakan lampu LED Aquascape

Keuntungan menggunakan lampu LED Aquascape ada beberapa macam, seperti :

–          Cahaya yang dihasilkan menjadi lebih terang

Lampu LED ini menghasilkan cahaya yang lebih terang, itu sebabnya tidak heran ketika Anda menggunakan lampu jenis ini maka seluruh penghuni aquarium akan terlihat dengan jelas. Lampu jenis ini paling cocok jika digunakan untuk ikan air laut, tawar, tanaman laut maupun aquascape itu sendiri.

–          Lampu hemat energy

Lampu ini termasuk ke dalam lampu yang hemat energy. Meskipun lampu ini menghasilkan pencahayaan yang terang, akan tetapi lampu jenis ini dapat menghemat energy jauh lebih baik sekitar 30% hingga 50%.

–          Dapat membuat warna ikan menjadi lebih menarik

Ketika Anda menggunakan lampu ini maka seluruh penghuni aquascape akan terlihat dengan jelas, ini juga yang akan memunculkan warna dari setiap ikan yang berada dalam tangki tersebut. Anda juga dapat menggunakan lampu dengan berbagai macam warna untuk mempercantik penampilan ikan.

Kekurangan menggunakan lampu LED Aquascape

Jika ada keuntungan pasti akan ada kekurangan, kekurangan lampu LED Aquascape ini memang tidak begitu banyak, seperti :

–          Harganya yang sedikit lebih mahal

Jika dibandingkan dengan lampu neon, maka lampu jenis ini tergolong sedikit lebih mahal. Jika Anda ingin menghemat mungkin ada baiknya jika Anda merangkai sendiri lampu LED yang akan digunakan untuk aquascape.

DIY Lampu LED Aquascape
DIY Lampu LED Aquascape

–          Mempercepat tumbuhnya jamur atau lumut di kaca aquarium

Apabila Anda menggunakan lampu LED dengan komposisi warna atau watt yang terlalu tinggi, maka pertumbuhan jamur atau lumut akan lebih cepat. Hal seperti ini disebabkan oleh 2 faktor, yang pertama karena suhu lampu LED yang lebih besar dibandingkan dengan lampu neon, dan yang kedua karena jarak antara lampu dan kaca terlalu dekat. Untuk mengatasinya sebaiknya berikan jarak antara lampu LED dengan aquarium.

–           Dapat menyebabkan air Aquarium menjadi  hijau

Apabila Anda menggunakan lampu ini selama 24 jam nonstop, maka air di dalam aquarium akan berubah menjadi kehijauan. Untuk itu sebaiknya nyalakan lampu LED Aquascape maksimal 12 jam atau bisa gunakan timmer agar bisa on off secara otomatis sesuai dengan waktu yang sudah kita setting.