gaya atau style dalam aquascape

Dalam Aquascape memang ada beberapa aliran gaya atau style yang membuat tampilan aquascape memiliki beberapa ciri khas yang berbeda. gaya atau style dalam aquascape ini lah yang akan menentukan kemana arah dalam melakukan setup aquascape baru. Biasanya Gaya atau style dipilih pertama kali sebelum mencari Ide Setup.

Pada saat ini Aquascape sudah mulai dikenal diberbagai belahan dunia sehingga para penghobi kreative melahirkan berbagai gayanya masih-masing dalam kegiatan Aquascapingnya. dari hasil kreativitas tersebut lah lahir beberapa gaya yang sudah umum atau sudah populer di dunia.

Gaya Aquascape yang mendominasi

Dari berbagai Gaya aquascape yang ada saat ini ada dua gaya yang mendominasi para aquascaper-aquascaper di dunia, hampir sebagian besar para Aquascaper memakai gaya ini dalam setup aquascapenya, apalagi para aquascaper pemula yang baru melakukan pembuatan aquascape akan lebih gampang dan simple dalam melakukan setup karena memilih gaya yang mendominasi ini. Bisa dibilang Kedua Gaya ini dibilang wajib karena hampir 100% Aquascaper pernah membuatnya. Apa saja sih Gaya Itu? Gaya atau style Aquascape yang saat ini mendominasi adalah Nature Style dan Dutch Aquascaping Style padahal masih banyak Gaya Gaya lainnya dalam dunia Aquascaping. Mari kita bahas satu persatu gaya atau style dalam Aquascape.

1. Nature Aquarium Style ( Gaya Natural)

Gaya Natur Aquarium Style dipopulerkan oleh seseorang yang bernama Takashi Amano melalui buku  dan juga kompetisi aquascaping yang dibuat olehnya. Kebanyakan aquascaper sebagian besar mengacu pada gaya atau style ini . Gaya atau style ini berdasarkan kepada membuat replika atau meniru keindahan alam yang ada kedalam aquarium, inilah kenapa disebut gaya ini Disebut “Nature Aquarium Style” kalau diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia memiliki Arti Alami karena memang tujuan dari gaya ini adalah agar terlihat alami atau diusahakan terlihat seasli mungkin dengan Alam. Dalam pembuatan gaya ini didesain untuk membuat aquascape yang simple dan terlihat natural. namun, terlepas dari pendekatannya yang simple, gaya ini sangat rumit dan tidak sesimple penerapannya.

Berikut beberapa contoh gaya ini yang didesain oleh Takashi Amano dari aquaforestaquarium.com

Gaya atau style dalam Aquascape
Natur Aquarium Style

2. Dutch Aquarium Style (Gaya Belanda)

Gaya Ducth Aquarium Style adalah salah satu gaya aquascaping yang tertua, namun untuk sebagian orang gaya ini merupakan aquascaping dengan pengaturan tata letak yang paling sulit untuk dikuasai. Gaya ini didasari oleh penyusunan tanaman-tanaman yang berwarna-warni penuh semangat dengan cara penanaman berdasarkan kelompok-kelompok yang padat dan seragam. Aquasacper menemukan “depth” (kedalaman) dan “height” (ketinggian) dalam tata letak dengan mengikuti aturan “Golden Ratio Rule” atau “The Rule of Thirds”.

Singkatnya, aturan visual ini membagi sebuah aquascape atau gambar menjadi tiga bagian, dan menempatkan “focal points” (titik pandang/fokus) di setiap bagian. Gaya Dutch ini menunjukkan penguasaan teknik memangkas (trimming), penempatan tanaman dan pemilihan tanaman. Berikut beberapa contoh aquascape bergaya Dutch Aquarium Style dari venividivissie.org

Ducth Aquarium Style
Ducth Aquarium Style

3. Iwagumi Style (Zen Garden)

Apabila diterjemahkan kedalam bahasa indonesia Iwagumi berarti susunan batu . karena memang penerapan gaya atau style ini meniru dari gaya taman Jepang (Zen Garden) yang menitik beratkan pada penataan batu. Batu yang digunakan dapat digolongkan ke dalam empat bagian, yaitu Oyaishi batu utama yang menjadi vocal point, Fukuishi batu kedua yang tugasnya menjadi pendukung batu pertama, Soeishi yaitu beberapa batu yang mengelilingi Oyaishi dan Fukuishi, dan Suteishi batu korban yang nantinya akan tertutup oleh tanaman.

Iwagumi Aquarium Style
Iwagumi Aquarium Style

Untuk lebih detailnya saya telah membuatkan artikel terpisah untuk pembahasan Iqagumi Style ini. silahkan baca : panduan membuat gaya aquascape iwagumi untuk mempelajari teknik pembuatan gaya iwagumi.